Hari Tarwiyah - 8 Dzulhijjah
Berihram haji, berangkat ke Mina, dan shalat qashar di tenda.
Tahap 6 dari 10 · Haji
Unduh PDF bab iniIhram
Seperti halnya ibadah Umrah, pada Haji jama’ah akan mengenakan kain Ihram selama 5 hari di mana terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berihram:
- Harus dalam kondisi suci / telah mandi layaknya mandi besar.
- Boleh menggunakan minyak wangi di tubuh namun tidak pada kain ihram.
- Untuk Ikhwan memakai pakaian ihram. Adapun bagi wanita, maka hendaknya menggunakan pakaian apa saja yang dikehendaki-nya dengan syarat tidak menampakkan perhiasan-nya, tidak memakai penutup muka (cadar), juga tidak memakai kaos tangan.
Niat Haji
Setelah mengenakan pakaian ihram, lalu melafazhkan niat haji dengan
mengucapkan

“Ya Allah, Aku penuhi panggilan‐Mu untuk menunaikan haji.”
Kemudian mengucapkan seperti yang diucapkan Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam:

“Ya Allah, inilah ibadah haji yang tiada riya’ padanya dan tidak pula sum’ah.”
Bagi jama’ah yang khawatir tidak dapat menyelesaikan keseluruhan ritual ibadah haji dikarenakan keterbatasan kondisi fisik ataupun adanya halangan lainnya, maka Nabi Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita untuk mengucapkan:

“Ya Allah, tempat (tahallul)ku adalah di mana Engkau menahanku.”
Maka apabila telah mengucapkan lafazh tersebut dan nantinya terhalang atau sakit maka baginya dibolehkan untuk bertahallul dari hajinya dan tidak ada baginya dam.
Setelah melafazhkan niat maka berlaku semua larangan ihram.
Kemudian membaca talbiah

“Aku sambut panggilan‐Mu, ya Allah, aku sambut panggilan‐Mu. Aku sambut panggilan‐Mu, tiada sekutu bagi‐Mu, aku sambut panggilan‐Mu. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milik‐Mu, tiada sekutu bagi‐Mu.”
(HR. Al‐Bukhori no. 1549 dan Muslim no. 1184 (20‐21) dari Ibnu Umar Radhiallahu’Anhuma).
Memperbanyak talbiah ini berlaku terus bagi laki‐laki dan perempuan dengan mengeraskan suara sampai melempar jamarat aqabah pada hari Nahar (10 Dzulhijjah).
Mabit di Mina
Setelah matahari terbit, pada tanggal 8 Dzulhijjah berangkatlah ke Mina dan terus membaca talbiah. Menunaikan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh tepat pada waktunya, dilakukan dengan qashar (hanya dua rokaat untuk Zhuhur, Ashar dan Isya), tanpa jama’ (menggabung 2 sholat pada satu waktu). Pada malam tersebut diwajibkan bermalam di Mina.
Hendaknya memanfaatkan waktu‐waktu luangnya untuk segala sesuatu yang bermanfaat. Seperti mendengarkan tausiah, membaca Al‐Qur’an, membaca dzikir pagi dan petang.
