Lewati ke konten
Tyara Tour

Menuju Arafah

Menuju ke Arafah setelah matahari terbit pada tanggal 9 Dzulhijjah dengan memperbanyak talbiah dan bertakbir. Bagi jama’ah diharapkan untuk membaca dzikir pagi.

Tidak ada sunnahnya bagi orang yang menunaikan haji berpuasa pada hari Arafah. (Lihat Fathul Bari Syarah Shohih Al‐Bukhori 4/595).

Khutbah Arafah

Jama’ah disunnahkan untuk singgah di Masjid Namirah untuk mendengarkan khutbah (jika memungkinkan, apabila terhalang karena sangat padat orang maka tidak mengapa untuk tidak singgah di tempat tersebut dan jama’ah boleh mendengarkan khutbah di tendanya masing-masing).

Menjalankan Ibadah Shalat Fardhu

Setelah itu menjalankan Shalat Zhuhur dan Ashar di Arafah dengan cara Jamak dan Qashar pada waktu Zhuhur (jamak taqdim) dengan satu adzan dan dua iqamah. Tidak ada shalat sunnah apapun diantara Shalat Zhuhur dan Ashar yang dijamak itu.

Berdzikir dan Berdoa

Memperbanyak dzikir dan do’a (dilakukan masing-masing) pada saat wukuf di Arafah (pastikan anda benar‐benar di Arafah) dengan menghadap kiblat hingga matahari terbenam sambil mengangkat tangan. Hari Arafah memiliki keutamaan di mana pada hari tersebut Allah membebaskan hamba-nya dari siksa neraka dan akan mengabuli apa yang hamba-nya kehendaki (HR. Muslim no. 1348 (436)).

Memperbanyak bacaan dzikir utama yang diucapkan oleh Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam dan nabi lainnya di hari Arafah:

Hari Arafah - 9 Dzulhijjah: Dzikir arafah

“Tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagiNya kerajaan dan segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu’.”

(HR. Malik dalam al‐Muwaththo’ no. 500 dan yang lainnya, dihasankan oleh Syaikh al‐Albani dalam Silsilah Ahaadits ash‐Shahiihah no. 1053).

Bermalam di Muzdalifah

Setelah matahari terbenam, para jama’ah bersiap untuk menuju Muzdalifah dan jangan lupa untuk membaca dzikir sorenya didalam perjalanan.

Jika telah sampai Muzdalifah kerjakanlah shalat Maghrib dan Isya’ secara jama’ dan diqashar dengan satu adzan dan dua iqamat (HR. Muslim no. 1218 (147)).

Diharamkan mengakhirkan shalat Isya’ hingga setelah lewat pertengahan malam, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam:

Hari Arafah - 9 Dzulhijjah: Waktu isya

“Waktu Isya’ adalah sampai pertengahan malam.”

(HR. Muslim no. 612 (172) dari Abdullah bin Amr Radhiallahu’Anhu).

Apabila takut akan lewatnya waktu dikarenakan padatnya jalan, hendaknya jama’ah shalat Maghrib dan Isya’ di tempat mana saja, meskipun masih di Arafah.

Bermalam di Muzdalifah hingga terbit fajar/shalat Shubuh. Jama’ah dianjurkan untuk beristirahat sebagai persiapan menjalankan ritual pada hari Nahar (10 Dzulhijjah).

Jama’ah diperbolehkan untuk mengumpulkan batu kerikil sebanyak 70 buah untuk persiapan melempar jamarat Ula, Wusta, dan Aqabah selama hari Tasyriq. Di mana Besarnya kerikil adalah al‐Khodzfu (batu kecil yang dipergunakan untuk melempar dengan dua jari telunjuk) seperti kacang merah atau isi buah zaitun, tidak perlu mengambil batu yang ukurannya besar. (Lihat Shohih Muslim no. 1282 (268)).

Bacaan

Ketuk di mana saja untuk menutup.

Kenyamanan jamaah adalah prioritas kami

4,9dari 33 ulasan Google
Ulasan Google13 / 06 / 26

“Pelayanan sangat baik dan detail, membantu ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan sunnah.”

★★★★★
Ochit DuckLihat di Google: ulasan Ochit Duck (tab baru)
Ulasan Google11 / 06 / 26

“Pelayanannya MasyaAllah ❤️ dari owner nya yg masih muda tp luar biasa ilmu kepemimpinannya : tak segan turun tangan angkat angkut, selalu ramah, murah senyum dan menjawab semua pertanyaan juga permintaan dengan sabar dan tenang sampai² kami menyebutnya Mr. Soft Spoken ☺️ Ustad pembimbing juga MasyaAllah ilmunya tinggi meski masih muda, tak ada lelah untuk memberi ilmu dan mengingatkan kami, cara penyampaian blak blak an, sangat jelas, membanting hati kami yg masih bnyk khilaf dg gemerlap dunia. Membuat kami tersadar betapa selama ini lalai dg tujuan utama Allah menciptakan kami. Jazakumullah khayr ustad fathi dan ustad ali 🙏🏻 Barakallahu fiik atas ilmunya semoga Allah jaga ustad berdua juga keluarga dan segala ilmu yg diberikan menjadi ladang amal yg memperberat timbangan diyaumul akhir nanti 🤲 Aamiin Allahumma Aamiin Semua staf dan kru juga mutowif sigap, cepat tanggap, sabar dan berusaha memberi yg terbaik. Tim handling bagasi dan tiket juga memuaskan pelayanannya. Pak dokter yg selalu tenang, sabar juga sigap dlm mengobati. Stok obat cukup lengkap dlm jml yg cukup. Apartemen transit nyaman, makanannya pas dilidah Indonesia dan menu beragam. Bus nya juga bagus dan nyaman. Tenda di mina nyaman dengan plafon yg benar² efektif menahan panas dan ada toilet darurat yg bisa diakses jika antrian di toilet umum sedang diluar nalar 🤭 hny kl bs mgkin maktabnya agak kedepan sedikit yaa .. Hotel di mekah dan madinah juga sangat nyaman. City tour meski hny sedikit tempat yg dikunjungi tp semua berfaedah dan ada hikmah serta ilmu yg bs diambil. Sedikit saran : mohon disediakan mutowif akhwat selain untuk kunjungan rawdah krn ada bbrp kondisi yg kami para akhwat butuh bimbingan tersendiri terkait hal² wanita yg segan diutarakan ke ustad atau pembimbing ikhwan. Jazakumullah khayr untuk segenap tim tyara tour 🙏🏻 Barakallahu fiik”

★★★★★
fitriana titisLihat di Google: ulasan fitriana titis (tab baru)
Ulasan Google10 / 06 / 26

“Masya Allah, terima kasih Tyaratour atas pelayanan Haji Plus 1447H yang luar biasa. Kehadiran Ustadz Fathi Jawas dan Ustadz Ali Yazid Jawas sebagai pembimbing benar-benar menjadi nilai tambah yang luar biasa. Hati kami merasa sangat tenang karena setiap rukun ibadah diarahkan agar sesuai dengan Sunnah, didukung dengan kajian-kajian mendalam selama rangkaian haji berlangsung. Pengaturan itinerari yang efektif membuat kami tidak merasa terburu-buru, sehingga bisa benar-benar fokus, khusyuk, dan tenang dalam memaksimalkan ibadah. Terima kasih telah mengutamakan kenyamanan spiritual jamaah. Semoga Tyaratour selalu dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT.”

★★★★★
Arvin ZiyadLihat di Google: ulasan Arvin Ziyad (tab baru)
Ulasan Google10 / 06 / 26

“Alhamdulillah pernah coba layanan haji khusus disini, pelayanan memuaskan dan dibimbing oleh asatidz yg menekankan sunnah”

★★★★★
Rizal FauziLihat di Google: ulasan Rizal Fauzi (tab baru)
Ulasan Google14 / 09 / 19

“Travel umroh dan haji dengan pembimbing ustadz Yazid Abdul Qodir Jawaz. Tata cara ibadah insya Allaah sesuai sunnah. Ibadah jadi lebih mantap dan tenang. Infonya, tahun depan (2020) kantor Tyaratour akan pindah ke Fatmawati.”

★★★★★
Amin Budi HartantoLihat di Google: ulasan Amin Budi Hartanto (tab baru)